Suzuki Fronx Adalah Jawaban untuk Jalanan Indonesia

Suzuki Fronx Adalah Jawaban untuk Jalanan Indonesia

Suzuki
Suzuki Fronx Adalah Jawaban untuk Jalanan Indonesia

hariini.pro – SUV kompak jadi segmen yang tumbuh pesat di pasar otomotif nasional didalam lebih dari satu waktu terakhir. Dan Suzuki Fronx jadi pemain baru di segmen yang memadai gemuk ini.

Sebagai pendatang baru, Suzuki Fronx berhadapan dengan sejumlah jenis yang udah lebih dulu eksis, seperti Toyota Raize, Daihatsu Rocky, Honda WR-V, Nissan Magnite, Kia Sonet, sampai Hyundai Venue.

Sejak peluncuran, penerimaan Suzuki Fronx tergolong apik. Angka ribuan unit dikantongi didalam kurun waktu singkat.

“Mobil ini udah dipamerkan di beraneka pameran dan sambutan dari penduduk Indonesia sungguh di luar dugaan kami. Bukan hanya penasaran, penduduk pun jatuh cinta. Sampai hari ini SPK udah raih 4.000 unit. Terima kasih Indonesia,” terang Presiden Direktur PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) Minoru Amano didalam sambutannya di pembukaan GIIAS 2025, Rabu (23/7/2025).

Jika melihat angka penjualan yang diterima Suzuki, rasanya tidak mengherankan. Pasalnya mobil ini menawarkan sesuatu yang lebih dibanding kompetitornya.

Dari segi dimensi, mobil dengan desain SUV Coupe ini punya panjang 3.995 mm, lebar 1.755 mm dan tinggi 1.550 mm, dan juga wheelbase 2.520 mm. Dengan turing radius paling kecil di kelasnya, yaitu 4,8 meter, manuver pun jadi lebih lincah.

Salah satu yang jadi daya tarik Suzuki Fronx, tentu saja fitur keselamatan. Mobil ini dibekali Suzuki Safety Support sebagai teknologi ADAS yang bukan sekadar tambahan, melainkan perangkat mitigasi untuk membantu pengemudi selamanya fokus, sigap, dan juga yakin diri pada beraneka kondisi

“Teknologi Suzuki Safety Support dikembangkan untuk menambahkan pemberian aktif tanpa mengganggu rasa berkendara yang natural. Setiap fitur dirancang untuk memperkuat kewaspadaan pengemudi, bukan menukar kenikmatan mengemudinya,” ujar Harold Donnel, 4W Marketing Director PT SIS lebih dari satu waktu lalu.

Disebutkan, Suzuki Fronx punya kekuatan Adaptive Cruise Control (ACC) dan Lane Keep Assist (LKA) yang membantu merawat kecepatan dan posisi kendaraan secara konsisten, khususnya waktu melaju di jalan bebas hambatan.

Hasilnya, pengemudi bisa berkonsentrasi lebih baik, tanpa perlu terus-menerus melakukan penyesuaian kecepatan, jarak, dan arah kemudi secara manual. ACC dan juga LKA bisa diaktifkan atau dinon-aktifkan cocok keperluan pengendara.

Dalam situasi normal, Suzuki Fronx akan menambahkan peringatan sampai intervensi kepada pengendara andaikata mobil punya tendensi terlihat dari jalan tanpa dikehendaki.

Daftar Harga

Melalui peran Lane Departure Warning (LDW) peringatan visual dan nada akan diberikan khususnya dahulu sehingga pengendara bisa melakukan antisipasi.

Namun terkecuali tanggapan tidak langsung dilakukan, maka Lane Departure Prevention (LDP) akan menyita alih kemudi secara halus untuk mengarahkan kendaraan kembali ke jalan yang aman tanpa membuat pengemudi kehilangan rasa kendali.

Biasanya situasi ini kerap dialami pengendara yang kelelahan dan jadi kehilangan fokus, khususnya andaikata udah mengemudi berjam-jam lamanya.

Secara pintar, sistem terhitung akan membaca pola mengemudi dan juga garis marka jalan. Apabila pengendara didalam situasi lelah sampai terdeteksi terjadi ketidakstabilan cocok marka jalan, maka fungsi Vehicle Swaying Warning akan menambahkan peringatan nada dan indikator visual di meter cluster sehingga pengendara bisa beristirahat sejenak.

Sejumlah fungsi dan peranan tersebut dimungkinkan terjadi berkat monocular camera dan millimeter wave radar pada anggota depan sebagai sensor presisi. Dua komponen tersebut udah sesuai dengan karakteristik jalanan di Indonesia.

Sekadar informasi, Suzuki Fronx ada didalam tiga varian berbeda, yaitu GL seharga Rp 259 juta (MT) dan Rp 271 juta (AT), GX seharga Rp 276 juta (MT) dan Rp 293,3 juta (AT), dan juga SGX seharga Rp 319,9 juta (AT).

Dunia Otomotif